Social Icons

Sunday, December 23, 2012

Enam Tanda Teman Kencan Anda Narsis

Narsisme adalah definisi dasar bagi orang yang selalu berfokus terhadap diri sendiri. Orang-orang narsis selalu ingin cara mereka sendiri, sedikit perhatian terhadap keinginan orang lain, dan tidak bisa diajak bekerja sama. Sebab, jika Anda adalah rekan kerjanya, Anda harus mengikuti apa yang dia mau. Kalau tidak, mereka akan marah.

Tanda-tanda tersebut terkadang muncul dalam pasangan kita. Jika Anda berkencan dengan orang yang menunjukkan pertanda tersebut, waspadalah.


1. Tuli terhadap perasaan, keinginan, dan pemikiran orang lain.
Apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipercaya orang narsis adalah hal terpenting bagi dirinya. Dia tak akan peduli apa yang Anda katakan, khususnya jika pendapat itu berbeda dari apa yang dia percaya. Orang narsis akan mengunci diri mereka sendiri dari masukan orang lain. Jika Anda mengemukakan ide yang sebenarnya menarik, jangan harap ada pujian dari si narsis. Sebab, nanti dia mengakui ide tersebut adalah idenya.

2. Semuanya tentang Saya
Karena si narsis mengklaim dirinya tahu segala hal, dia pintar dan selalu benar, seluruh topik pembicaraan adalah soal dia. Jadi bercakap-cakap dengan orang seperti ini, hasilnya adalah: topik tentang keinginan si Narsis, juga kebutuhan si narsis. Cerita Anda adalah urusan belakangan.

3. Aturan hanya berlaku untuk orang lain, tidak untuk si narsis
Orang narsis selalu merasa dia paling penting. Sehingga dia merasa boleh selingkuh, boleh menyerobot antrean, dan boleh melakukan hal curang lainnya. Karena merasa dirinya spesial, semua aturan tak berlaku bagi mereka.

4. Jangan katakan perhatian Anda kepada si Narsis

Sebab si narsis akan berpikir bahwa Anda hanya mengkritik dan dia justru akan membalas kritik tersebut. Si narsis sulit menerima komentar negatif. Jika Ia mendengarnya, ia hanya beranggapan itu kritik terhadap dirinya.

5. Ketika Anda kecewa, maka itu kesalahan Anda

Si narsis tak mungkin meminta maaf atau merasa bersalah. Sebab, ia dalam posisi selalu benar. Jika terjadi kesalahan dengan mudahnya si narsis akan menimpakan beban itu ke orang lain. Jadi, abaikan saja jika Anda disalahkan si narsis, karena orang seperti ini sulit berubah, apalagi belajar dari kesalahan.

6. Jika si narsis marah, maka itu kesalahan Anda
Anda membuat si Narsis marah, hati-hati saja. Dia akan menimpakan semua kesalahan ke tangan Anda. Si narsis ini mudah sekali marah, karena itu kesalahan Anda-lah kalau dia beranjak marah.

Narsisisme adalah kebiasaan, dan kebiasaan bisa diubah. Menyadari sifat narsis akan lebih mudah untuk memperbaikinya daripada telanjur menjadi narsis. Jika orang di dekat Anda memiliki polah narsisistik, tak perlu panik. Karena Anda sudah tahu cara menghindarinya. Misal, menjauh ketika dia marah, lalu kembali lagi ketika semuanya sudah agak dingin.

No comments:

Post a Comment